Berita Terupdate – Eks Stiker Timnas Indonesia SEA Games Laos 2009 Ditangkap

Berita Terupdate – Eks Stiker Timnas Indonesia SEA Games Laos 2009 Ditangkap – Kenal dengan nama Andika Yudistira ? Nama ini sempat muncul kala Indonesia mengikuti ajang SEA Games tahun 2009 di Laos. Jalan yang di tempuh timnas di ajang tersebut terkesan buruk. Dua kali kalah dari Myanmar dan Laos dan satu kali hasil imbang melawan Singapura menjadi modal Indonesia berada di posisi juru kunci. Kegagalan di SEA Games itu mungkin menjadi penyebab karier Andika meredup setelahnya. Setelah ajang SEA Games Andika sempat memperkuat PSPS Pekanbaru untuk mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia. Satu tahun kemudian dia pindah untuk bergabung dengan klub Aceh United.

Setelah malang melintang di klub-klub Indonesia, tidak banyak kabar dari Andika selain berita kasus yang pernah dia lakukan. Nah baru-baru ini nama Andika kembali muncul ke permukaan. Namun bukan kabar yang berhubungan dengan kariernya di dunia Sepakbola, tetapi sebagai orang yang ingin bergabung dengan dinginnya jeruji besi. Pada hari Senin (26/03/2018) kemarin, dia dikabarkan ditangkap oleh polisi dari Satreskrim Polerstabes Medan dengan dugaan pemerkosaan, perampokan, penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang perempuan yang berinisial (ABS) 26 tahun.

Mantan penyerang Timnas pada SEA Games Laos 2009 ini ditangkap di lapangan BSD Pantai Rambung, Marierndal, Deliserdang, Sumatera Utara, saat itu ia sedang melatih anak didiknya bermain sepakbola. Kasat reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yuda Prawira mengatakan, penangkapan terhadap Andika dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas kasus korban ABS, yang ditemukan oleh warga tidak sadarkan diri di sekitar Jalan Seksama, Kecamatan Medan Area, Kota Medan pada Sabtu 17 Maret 2018 lalu. ABS langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis. Perempuan berusia 26 tahun ini tercatat sebagai warga Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara. Ia mengaku telah dirampok, dianiaya dan nyaris diperkosa oleh seorang pria yang baru ia kenal.

Atas keterangan korban, polisi melakukan penyelidikan dengan mengecek sejumlah CCTV di lokasi kejadian dan meminta keterangan beberapa saksi. Hasilnya polisi mendapatkan informasi bahwa ada mobil Toyota Avanza yang membuang korban dalam keadaan pingsan keluar dari mobil. Polisi lalu berhasil melacak mobil tersebut dan berhasil mengidentifikasi Andika sebagai tersangka. Polisi juga melakukan pengembangan ke rumah orang tua Andika dan menemukan mobil Avanza BK 1234 IS yang sama dengan mobil yang dilihat warga setempat di lokasi pembuangan ABS. Di dalam mobil tersebut juga berhasil ditemukan sepasang sepatu milik korban dan dua pakaian wanita yang belum diketahui pemiliknya. Dari kasus ini kemungkinan Andika akan dijatuhi pasal berlapis dan dapat terancam hukuman selama 12 tahun penjara. Kasus ini mungkin akan menjadi pelajaran bagi para pemain muda Garuda Indonesia dan semoga para pemain muda Bangsa kita tidak menjadi seperti Andika yang sekarang ini.